KAMPANYE OH KAMPANYE

Masa kampanye terbuka tingga beberapa hari lagi, tapi tidak ada partai peserta pemilu yang mempunyai banyak pengikut dalam kampanyenya, baik di pusat atau di daerah. Semua berjalan sepi-sepi aja tanpa kemeriahan, bukan seperti pada pemilu yang lalu. Ini mungkin disebabkan krisis ekonomi atau memang masyarakat sudah jemu/bosan dengan kampanye-kampanye yang hanya menawarkan program yang tidak jelas.

Sekarang ini Indonesia dilanda krisis yang berkepanjangan, sikap pemerintah memang cukup baik menangani krisis tetapi masih banyak juga yang masih kurang, ini harap dimaklumi karena terlalu banyak krisis yang menimpa, baik krisis ekonomi, moral pejabat, mental, dan lainnya.Dan partai-partai peserta pemilu umumnya hanya memanfaatkan moment krisis ini untuk bertindak mengkampanyekan diri, misalnya memberikan sembako, karena sifatnya hanya sementara saja, maka masyarakat tidak ikut terdorong, dan jika partainya menang atau mendominasi parlemen, mereka lupa atas semua apa yang diprogramkan. Ini telah dirasakan hampir sepanjang Indonesia merdeka. Ini mungkin salah satu aspek yang menyebabkan kampanye tidak semarak. Seharusnya partai membangun masyarakat dengan berbagai program yang berkelanjutan bukan dengan janji-janji palsu saja. Dalam kampanye baik di media massa atau pun elektronik banyak yang menawarkan program-program yang menggiurkan, misalnya program pendidikan gratis, pengobatan gratis, menciptakan stabilitas ekonomi, politik, kesejahteraan rakyat, dan masih banyak lagi. Ini cuma slogan/janji yang tidak mungkin dilaksanakan karena siapa pun yang hadir di gedung MPR, mereka cuma memikirkan bagaimana menciptakan buat diri mereka sendiri bukan untuk rakyat. Rakyat cuma diatasnamakan (a/n), program-program atas nama rakyat, tapi dilapangan buat diri mereka sendiri. Membangun konglomerat yang cukup menjerat bangsa, seharusnya kita belajar dari pengalamam masal lalu bahwa membangun bangsa dengan membangun konglomerat tidak akan bertahan lama, tetapi jika masyarakat yang dibangun (kesejahteraan terjamin) maka segala krisis bisa diatasi, seperti Malaysia dan Singapura.

 

Tentang BOY

Saya seorang yang hanya mampu mengisi hidup ini dengan karya, karsa dan selalu ingin maju serta berpikir positif

Posted on 28 Maret 2009, in opini and tagged . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Memang kita semua punya pilihan masing-masing yang dapat dipercaya, membawa aspirasi, untuk menduduki kursi GEDUNG DEWAN Terhormat. Semoga pilihan kita tidak meleset………
    Nyo tetap seumangat

  2. Memang kondisinya masih belum begitu menyenangkan bang. Namun harapan itu masih ada. Di antara beragam partai dan caleg yang ada, pasti ada partai dan caleg yang kualitasnya jauh lebih baik dan teruji tidak hanya peduli ketika menjelang pemilu.

    Masyarakat yang cerdas pasti tahu kepada siapa harapan itu akan digantungkan.

    Tetap gunakan hak pilih dan pilih yang benar.

    Kreu seumangat beh!

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.