BURUNG PUN TAHU
Pernah suatu ketika saya berkunjung ke rumah teman di kawasan Kabupaten Pidie, Aceh dan saya minta izin ke
toilet untuk buang air kecil. Maklum rumah di kampung umumnya tidak punya toilet buat buang air kecil, tetapi toilet khusus buang air besar saja dan jauh dari rumah. Tapi untuk buang air kecil biasanya di sumur dan letaknya dalam rumah.
Saya langsung ke sumur dan langsung buka celana untuk buang air kecil, karena celana jenis blue jean yang sempit terpaksa buang air sambil berdiri. Saat lagi buang air tiba-tiba ada suara di belakang saya, katanya “buang air duduk”… Ini di ulang beberapa kali. Saya jadi kaget, siapa ngomong begitu, eh ternyata burung beo dalam sangkar.
Saya heran kenapa burung beo tahu adab dan sopan santun buang air, pada hal tidak ada yang mengajarkannya. Mereka tidak pernah ke pengajian untuk belajar dan tuannya pun tidak pernah mengajarkannya. Sungguh ini kuasa Allah swt atas makhluknya.
Manusia terutama umat Islam pasti diajarkan segala tata cara dan sopan santun dalam membuang najis karena bila salah kita tidak sah untuk beribadah lainnya atau najis tidak bersih (suci) maka amalan jadi sia-sia. Kita bisa melihat dalam kehidupan sehari-hari kadang kala najis itu di sapu saja padahal ada air untuk membersihkannya. Juga adab dan sopan santun tidak pernah kita hiraukan, buang air sembarangan, tentu ini akan menjadi sumber penyakit.
Semoga kita manusia tidak kalah sama hewan-hewan yang lebih banyak tahu dan mau melakukan atau mengamalkannya. Semoga…
Posted on 23 September 2010, in pengalaman and tagged beo, opini, pipis. Bookmark the permalink. Tinggalkan sebuah Komentar.














Tinggalkan sebuah Komentar
Komentar (1)