PM Australia Didesak untuk Tekan Indonesia pada Militer Penyiksaan
Sebuah badan hak terkemuka Jumat mendesak Perdana Menteri Australia Julia Gillard untuk menekan Indonesia untuk penyidikan penuh penyiksaan oleh militer ketika ia dilihat minggu depan. Gillard harus “menuntut agar kasus-kasus baru-baru ini penyiksaan oleh pasukan keamanan Indonesia secara terpercaya diselidiki, tidak disapu di bawah karpet,” kata Elaine Pearson, wakil direktur Asia di New York Human Rights Watch (HRW).
Panggilan itu muncul setelah sebuah video yang menunjukkan dua orang Papua ditendang dan disiksa muncul di Internet, memicu kemarahan internasional. Indonesia kemudian mengakui tentara yang terlibat, menyebut perilaku mereka “tidak profesional”. Pada bulan Agustus, petugas polisi Detasemen 88 yang diduga telah disiksa sekelompok aktivis ditahan kemerdekaan provinsi Maluku.
Canberra memberikan jutaan dolar untuk pendanaan ke, Detasemen 88 unit kontra-teroris Indonesia, dilahirkan di belakang bom Bali 2002. Gillard akan bertemu Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta pekan depan selama perjalanan regional pertama dia sejak menjadi perdana menteri.
Australia menyediakan bantuan kepada Indonesia, tetangga terdekat, pada berbagai kebijakan kontra-terorisme melalui pelatihan pasukan militer Indonesia. Baru-baru ini, pasukan khusus Australia mengadakan latihan anti-teror dengan rekan-rekan Indonesia mereka di Bali.
sumber: kompas.com (terjemahan google).
Posted on 29 Oktober 2010, in opini and tagged australia, sby, siksa. Bookmark the permalink. 2 Komentar.














Ini hanya uji coba app terjemahan yg disediakan apple to iPhone, ternyata bagus juga hasilnya, jadi sengaja tidak di edit…
infonya menarik, cuma sangat disayangkan terjemahannya masih mentah dari google, jika di edit menggunakan kata-kata sendiri akan lebih mantap.