Perubahan iklim berkaitan langsung dengan penggunaan dunia terhadap energi. Seluruh prognotis menunjukkan bahwa pemanfaatan energi akan meningkat dan itu di picu oleh pemakaian minyak, batu bara dan gas dengan proporsi sekitar 80% dalam tahun 2030. Ini berarti bahwa kita tidak hanya harus mengembangkan teknologi energi yang dapat diperbaharui dan mengimplementasikan alat alat yang menggunakan energi secara lebih efisien, tetapi kita harus dapat mengembangkan teknologi yang membatasi emisi gas rumah kaca yang berasal dari bahan bakar fosil.
>
Filed under: Selamatkan Bumi Kita , opini, global warning, energi, suhu, emisi
Hutan merupakan paru paru dunia yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Hutan menghasilkan kayu, rotan yang sangat bermanfaat bagi manusia juga sebagai tempat hidup ribuan makluk hewan dan sebagai penyeimbang ekosistim. Bila hutan tetap terpelihara maka kehidupan tetap lebih baik sepanjang masa.
Read the rest of this entry »
Filed under: Selamatkan Bumi Kita , hutan, Info, manusia, opini
17 September 2009 • 05:40
Hutan konservasi Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) yang ada di wilayah Kabupaten Lebak, Banten, rusak parah akibat pembalakan liar.
“Saya merasa prihatin kerusakan hutan sekitar TNGHS dan mengancam keselamatan habitat ekosistem satwa langka itu,” kata Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dushutbun) Kabupaten Lebak H Aan Kusdinar, di Lebak, Rabu (16/9). Read the rest of this entry »
Filed under: Selamatkan Bumi Kita , goGreen
13 September 2009 • 09:52
Indonesia mempunyai hutan teluas di dunia. Setiap hari kita menebangnya dan mengalihfungsikan baik sebagai lahan kebun, tempat penangkaran ikan atau tempat hunian. Semua tindakan ini menyebabkan kerusakan hutan yang hebat dan sering terjadi bencana terutama banjir. Hampir di seluruh Indonesia kejadian yang serupa terjadi, tak terkecuali di Riau, Hutan Tanaman Rakyat (Tahura) di gasak untuk keperluan tertentu, seperti dilaporkan oleh Okezone:
Keasrian kawasan hutan lindung di Riau belum sepenuhnya terjaga. Kini, hutan lindung di Riau banyak yang beralih fungsi menjadi tempat penangkaran ikan arwana serta perkebunan ilegal. Read the rest of this entry »
Filed under: Selamatkan Bumi Kita , goGreen
Populasi orangutan Sumatra (Pongo abelii) di Jambi dalam ancaman serius seiring rencana pembukaan hutan tanaman industri (HTI) seluas lebih dari 30.000 hektare di areal eks hutan produksi (HP) PT Dalek Hutani Esa, di Dusun Semarantihan, Desa Suo-suo, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Jambi.
Pimpinan Program Frankfurt Zoological Society (FZS) Peter Pratje, Minggu (23/8), mengatakan, lokasi pembukaan HTI itu sangat dekat dengan stasiun reintroduksi orangutan Sumatra yang telah merehabilitasi 20-an ekor orangutan per tahunnya.
“Pembukaan HTI secara langsung akan menghilangkan seluruh potensi sumber daya alam yang ada. Langkah untuk melestarikan kembali populasi orangutan Sumatra yang terus berkembang dalam delapan tahun ini juga akan sia-sia,” kata Peter.
Read the rest of this entry »
Filed under: Selamatkan Bumi Kita , goGreen
Es di laut Kutub Utara telah menipis secara dramatis sejak 2004, dan es yang lebih tua serta lebih tebal pecah dan membuka jalan bagi es yang lebih muda dan lebih tipis, yang mencair pada musim panas di Bumi belahan utara, demikian laporan beberapa ilmuwan di lembaga antariksa AS, NASA, Selasa.
Para peneliti selama bertahun-tahun telah mengetahui bahwa es yang menutupi Laut Kutub Utara telah menyusut di satu daerah, tapi data baru satelit yang mengukur ketebalan es memperlihatkan volume es laut juga menyusut.
Itu penting karena es yang lebih tebal dan lebih ulet dapat bertahan dari musim panas ke musim panas berikutnya.
Tanpa lapisan es, perairan gelap Laut Kutub Utara lebih mudah menyerap panas sinar Matahari dan bukan memantulkannya sebagaimana terjadi pada es yang berwarna cerah, sehingga menambah kecepatan dampak pemanasan.
Read the rest of this entry »
Filed under: Selamatkan Bumi Kita , goGreen
Konversi hutan alam menjadi perkebunan dan permukiman yang hampir tak terkendali mengancam habitat satwa dilindungi. Penghentian konversi hutan alam menjadi salah satu solusi, selain mengurangi potensi konflik antara satwa dan penduduk di perkampungan.
Dua pekan terakhir, setidaknya teridentifikasi dua insiden di Riau, masing-masing matinya enam gajah di kebun kelapa sawit di bekas hutan Mahato di perbatasan Riau-Sumatera Utara dan mengamuknya 17 gajah di Desa Balai Raja, Duri, Kabupaten Bengkalis.
Read the rest of this entry »
Filed under: Selamatkan Bumi Kita , goGreen
Sejumlah organisasi pemerhati lingkungan hidup menyatakan dukungan terhadap usulan hutan desa di Teluk Binjai Kabupaten Pelalawan, Riau, karena hal tersebut dinilai menjadi sebuah kearifan lokal untuk menyelamatkan kawasan hutan rawa gambut Semenanjung Kampar yang masih tersisa.
Koordinator Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari), Susanto Kurniawan di Pekanbaru, Jumat, mengatakan keinginan warga Desa Teluk Binjai untuk mengelola hutan rawa gambut Semenanjung Kampar merupakan inisiatif masyarakat yang harus diapresiasi semua pihak.
Menurut dia, pengelolaan hutan desa dinilai sebuah langkah baik dalam upaya nyata menjamin sumber pencaharian warga Teluk Binjai yang mayoritas sebagai petani dan nelayan.
Read the rest of this entry »
Filed under: Selamatkan Bumi Kita , goGreen
SILATURRAHMI PENGUNJUNG