Skip to content
Tags

5 KIAT SUKSES MELAMAR PEKERJAAN

5 Juli 2009

Persaingan di dunia kerja dewasa ini sangat tinggi karena sedikitnya lapangan kerja dibandingkan dengan banyaknya para pencari kerja. Untuk mendapatkan pekerjaan kita harus mempunyai keahlian khusus yang dibutuhkan misalnya tingkat pendidikan dan spesifikasinya, computer, bahasa, pengalaman, dll. Dalam proses lamaran kerja kita juga harus mempunyai cara atau kiat sehingga mudah untuk mendapatkan kerja.

Agar bisa diperhitungkan di tempat Anda melamar pekerjaan, Anda harus bisa memberikan sesuatu yang lebih. Tak hanya daftar riwayat hidup yang mengagumkan, tetapi juga harus bisa memberikan impresi yang positif saat wawancara kerja. Berikut adalah pesan tersirat yang bisa Anda sampaikan bahkan sebelum wawancara kerja, untuk menciptakan kesan bahwa Anda adalah calon karyawan yang patut dipekerjakan.

1. “Saya profesional”
Para pelamar kerja yang mengikuti proses aplikasi secara serius akan ditangani secara serupa oleh si pemberi kerja. Semisal, bacalah kembali materi surat lamaran Anda untuk kesalahan ketik atau kesalahan penulisan. Tak ada salahnya jika Anda minta tolong orang yang Anda percaya untuk membaca ulang surat lamaran dan CV Anda, sebagai tindakan pencegahan jika terjadi kesalahan penulisan. Juga, berhati-hatilah dengan penggunaan bahasa. Hindari penggunaan kata-kata informal, atau bahasa asing bila hal tersebut tak terlalu penting.

2. “Saya orang yang harus mencapai target”
Departemen HRD selalu dibanjiri lamaran pekerjaan dari sana-sini. Bisa jadi lamaran pekerjaan Anda hanya dilihat sekilas. Untuk menghadapi masalah tersebut, sebaiknya Anda mencoba ambil inisiatif. Semisal, jika Anda mengirimkan lamaran pekerjaan tanpa ada iklan atau apa pun, cantumkan kalimat penutup, seperti, “Saya menunggu tanggapan dari Bapak/Ibu.” Atau, untuk lebih proaktif, cantumkan, “Jika tidak mengganggu, saya akan menghubungi Bapak/Ibu pada hari Selasa, pukul 15.00, untuk mendiskusikan kemungkinan saya di posisi yang saya lamar.”
Anda juga bisa mencoba untuk menghubungi si manager personalia perihal lamaran Anda. Namun, jangan lakukan hal ini jika di media yang mengiklankan lowongan tersebut tercantum bahwa Anda tak diperbolehkan menghubungi mereka. Dengan menghubungi tempat kerja tersebut dalam jangka waktu 2 minggu pengiriman, Anda bisa memastikan apakah sebaiknya Anda menunggu atau mencoba yang lain.

3. “Saya adalah ahlinya”
Perusahaan di mana pun pastinya akan lebih senang jika mereka bisa mempekerjakan seseorang yang memiliki keahlian tinggi. Anda bisa juga mencantumkan berbagai keahlian dan sertifikat yang Anda miliki, dan berkaitan dengan pekerjaan yang Anda incar tadi. Jangan lupa, jika Anda juga tergabung dengan asosiasi tertentu, cantumkanlah. Hal ini bisa membuat Anda bernilai tambah karena memiliki koneksi ke institusi tersebut, jika sewaktu-waktu diperlukan.

4. “Saya bisa mengurangi pengeluaran”
Di masa ekonomi seperti sekarang ini, banyak perusahaan yang mencari ragam cara untuk mengurangi pengeluaran. Jika Anda pernah memiliki kesuksesan memotong pengeluaran di perusahaan sebelumnya, terangkanlah cara Anda melakukannya di CV. Misalkan, ketika Anda melamar pekerjaan sebagai asisten administrasi. Anda bisa mencantumkan bahwa di perusahaan sebelumnya Anda pernah menegosiasikan ulang kontrak dengan pemasok alat-alat kantor, yang berakibat pada penghematan kantor tanpa perlu mengurangi kualitas dan kuantitas.

5. “Saya mampu memberikan apa yang dibutuhkan perusahaan”
Untuk menunjukkan bahwa Anda adalah karyawan terbaik, pastikan bahwa lamaran Anda ditargetkan untuk posisi yang spesifik. Gunakan kata-kata yang sekiranya tepat untuk posisi yang dilamar. Buat kata-kata seakurat mungkin yang mendeskripsikan pengalaman dan kualifikasi Anda. Kebanyakan perusahaan menggunakan program peranti lunak yang memindai kata-kata spesifik untuk kata-kata yang tepat dan spesifik yang berhubungan dengan posisi tertentu. Jadi, meskipun Anda cukup qualified untuk posisi tertentu, namun jika tidak menggunakan terminologi yang dicari, maka lamaran pekerjaan Anda mungkin tak akan dilihat.

Mengirimkan “pesan” tersirat kepada perusahaan yang Anda incar tak berarti menggaransikan bahwa Anda akan mendapatkan pekerjaannya. Namun, bisa meningkatkan peluang dipanggil untuk wawancara kerja. Nah, dari sana, Anda bisa memberikan kesan terbaik Anda.

Sumber: Kompas.com

Iklan

From → Info

12 Komentar
  1. Setelah saya selesai membaca situs anda seya bisa mengetahui syrat2 untuk melamar sebuah pekerjaan sihingga saya termotivasi untuk persiapan dalam mencari kerja untuk masa depanku

  2. Makasih yah atas informasi nya…

    Saya ngrasa puas.
    Mudah2n yg niat ihtiar (sareat) lilahi taala, cepet mendapatkan pekerjaan ❤ amin ❤

  3. Memang benar Persaingan di dunia kerja dewasa ini sangat tinggi karena sedikitnya lapangan kerja dibandingkan dengan banyaknya para pencari kerja.

  4. test

  5. Masih bisa ya bang kaya diatas bang, saya lamar2 kerja kok ga dapet2, belum rejeki kali ya ( apa kalah ma yang bayar pake duit ya )…..maklum, rakyat kecil ini

  6. Makasih, infonya bagus mas

  7. Berdasarkan pengalaman waktu melamar pekerjaan dulu, selfskill dan nilai ijazah sama pentingnya karena nilai ijazah dengan IPK tertentu sebagai syarat melamar kerja dan selfskill sebagai modal untuk mendukung kerja yang kita pilih… :)Mudah2an cepat mendapat kerja atau selamat bekerja.

  8. eva rusdinayah permalink

    antara softkill yang kita punya dengan transkrip nilai ijazah kita mana sih yang lebih mendukung..???

  9. bagi para pekerja, kemampuan soft skill memang cukup diperhitungkan

  10. Teman netter join, populer artikel dan cari sebanyak-banyaknya teman di http://www.infogue.com

    http://karir-pekerjaan.infogue.com/lima_kiat_sukses_melamar_pekerjaan

  11. Yep permalink

    Mantab Bang tips nya 🙂

  12. Saya siap dipecat jika mengecewakan perusahaan! ‘

    BRANI?? he3..;P

    http://pramuditaaulia.web.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: