Skip to content

2010 INTERNET MASUK DESA SUDAH TEREALISASI

10 Juli 2009

Desa merupakan tempat komunitas penduduk berdomisili yang merupakan tulang punggung negara karena sangat menentukan keberhasilan pembangunan. Desa menjadi maju jika pemerintah selalu memberikan perhatian serius dengan berbagai kebijakan sehingga desa dapat membangun dirinya baik pembangunan fisik, sumberdaya manusia, maupun informasi. Saat ini masyarakat desa di Indonesia masih sangat ketinggalan walaupun ada beberapa desa yang telah mampu bersaing dan memahami dunia lewat informasi.

Untuk mengejar ketinggalannya maka pemerintah serius menangani masalah pedesaan terutama masalah ketinggalan informasi yaitu dengan penyediaan layanan internet di desa-desa di seluruh Indonesia. Ini dapat memudahkan para orang desa mengakses informasi yang dibutuhkan dan membagi informasi keseluruh dunia. Program ini ditargetkan selesai tahun 2010 sebagaimana yang diberitakan oleh antara.com beberapa waktu lalu.

Kutipan lengkapnya: Pemerintah menargetkan pada 2010 program internet masuk desa sudah terealisasi di seluruh Indonesia, sehingga rencana tindak lanjut menjadi desa pintar terwujud.
“Kami menargetkan tahun 2010 program internet masuk desa tuntas dan ke depan rencana menjadikan desa pintar segera terealisasi,” kata Menkominfo, M. Nuh, usai menghadiri Kongres Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) ke-XVI dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) ke-XV di Pondok Pesantren Al-Hikmah, Brebes, Jawa Tengah, Sabtu.
Ia mengatakan, tahun ini pemerintah menargetkan dapat menyelesaikan jaringan internet di seluruh desa, sebanyak 32 ribu jaringan dari 72 ribu desa sasaran.
Namun pada saat ini, program itu masih belum bisa menjangkau Indonesia bagian timur, sehingga wilayah itu akan direalisasikan 2010 mendatang.
M. Nuh juga menyatakan sengaja membuat program internet masuk desa, dengan harapan dapat membantu pengetahuan masyarakat. Jaringan itu akan dipusatkan di kawasan yang dekat dengan komunitas dan diserahkan pengawasannya pada pemerintah desa.
“Kami tidak perlu ada tim khusus untuk menjadi pengawas karena sudah diserahkan pada desa,” katanya.
Untuk program itu, lanjut Nuh, pemerintah telah mengalokasikan anggaran hingga Rp1,4 triliun, sebagai persiapan program itu. Diharapkan, 2010 mendatang, program desa pintar tersebut dapat diwujudkan.
Menyinggung adanya kekhawatiran akan dampak negatif pada program tersebut, M. Nuh mengaku tidak terlalu mempedulikannya.
“Yang jelas, diutamakan untuk melakukan self filtering, guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Jika itu dilakukan, kekhawatiran itu bisa berkurang,” kata M. Nuh.

Baca juga: https://badruddin69.wordpress.com/2009/04/12/awal-2010-seluruh-desa-terjamah-internet/

Iklan

From → Internet

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: