Skip to content
Tags

,

HIDUP DENGAN “PERHATIAN”

15 Juli 2009

Islam mengajarkan betapa pentingnya hidup dengan berlandaskan kasih dan sayang seperti yang tersurat dalam Basmalah. Semua pekerjaan baik yang dilakukan maka dimulai dengan basmalah dan diakhiri dengan alhamdulillah sehingga pekerjaan mendapat lindungan Allah swt.

Rasul saw merupakan pribadi ideal yang menggambarkan betapa pentingnya kasih-sayang. Beliau dalam memperjuangkan dakwah Ismlamiyah selalu dengan landasan kasih-sayang sehingga beliau mampu melembutkan hati yang membatu, kebencian menjadi persaudaraan, permusuhan menjelma jadi  kedamaian, dan menggambarkan bahwa Islam itu agama yang damai, aman dan sejahtera.

Firman Allah swt: “Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin” (QS. At-Taubah ayat 9).

Untuk dapat mengimplementasikan kasih-sayang dalam kehidupan maka dapat ditempuh melalui PERHATIAN: Pema’af, Empati, Ramah, Hormat, Akrab, Teduh, Indah, Aman dan Nyaman.

Pemaaf adalah ciri orang yang memiliki kasih-sayang melimpah. Kunci menjadi pemaaf adalah tidak mudah tersinggung dengan perlakuan orang. Pribadi pemaaf akan selalu memaafkan kesalahan saudaranya sebelum saudaranya meminta maaf. Jika ingin menjadi orang yang dimaafkan Allah swt maka jadilah pemaaf.

Empati menunjukkan bahwa manusia akan lebih penyayang bila ia mampu merasakan penderitaan orang lain. Apa yang dialami orang lain seakan dirinya ikut merasakan juga sebagaimana sabda Rasul saw “seorang muslim dengan muslim lainnya bagai satu tubuh, ia merasa sakit tatkala saudaranya sakit. Begitu pula saat saudaranya gembira, ia ikut pula bergembira. (HR. Muslim).

Ramah menunjukkan manusia itu mempunyai sifat yang selalu ceria walau dalam kondisi apapun. Ia akan memberikan kesenangan kepada siapa yang melihat dan berjumpa. Ia selalu menebarkan senyum kepada siapa pun. Jika ia memberi mungkin dengan nilai yang tidak seberapa tapi dengan keramahannya orang akan terpuaskan.

Hormat. Orang akan menghargai bila kita selalu menghormati orang lain dan menganggap dia ada, bukan dengan merendahkannya. Sikap hormat menunjukkan betapa keberadaan orang lain disekitar kita. Menghormati orang lain berarti menghormati diri kita sendiri. Ini akan menambah kasih-sayang antara sesama.

Akrab menunjukkan dekatnya ikatan persaudaraan. Persaudaraan tumbuh dengan adanya kasih sayang. Bila dapat menciptakan keakraban sesama maka akan memberikan kenyamanan, ketenangan dan merasa saling membutuhkan.

Teduh. Orang seharusnya bagai pohon yang rindang di mana para musafir dapat melepaskan lelah dan orang kepanasan bisa mendapatkan kesejukan. Jika orang melihat kita maka akan terbayang kesejukan dengan keteduhan hatinya sehingga melahirkan kasih-sayang.

Indah. Bahwa manusia dapat memberikan sesuatu yang bernilai tinggi baik melalui pikiran, prilaku maupun tutur katanya. Ini memberikan keindahan bagi orang lain karena ia merasa senang bila bersamanya.

Nyaman. Pribadi yang penuh kasih sayang harus mampu menghadirkan rasa nyaman bagi orang-orang disekitarnya. Aman artinya orang lain tidak terganggu bila dekat dengannya. Nyaman akan melahirkan aman dan senang karena selalu menjunjung tinggi etika dan moral.

Demikianlah uraian secara singkat semoga dapat kita implementasikan dalam kehidupan sehingga melahirkan tingkat kasih-sayang yang tinggi, menjadi makhluk sosial yang soaial dan cinta-damai.

Iklan

From → opini

5 Komentar
  1. hj lien herlina SE permalink

    ya yg jelas ahlakul karimah perilaku ahlak rosululloh SAW jaminan selamat dunya dan akhirat kata guru ngaji saya dan aku percaya itu.

  2. Jelas… Tetap semangat bro… 🙂

  3. activis permalink

    setiap manusia membutuhkan perhatian.termasuk saya.
    tanpa perhatian hidup akan kosong dan lehikangan semangat untuk menjalani hidup.

  4. Kaya sesungguhnya ya kaya hati sehingga gampang bersyukur atas nikmatnya.

  5. citromduro permalink

    ukuran orang kaya tidak jelas batasnya.
    orang yang kaya adalah orang yang bisa mensyukuri segala nikmat yang dirasakan serta dapat berbagi dengan orang lain yang membutuhkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: