Skip to content

CINTAKU DI ALAM MAYA

23 Agustus 2009

Cinta, suatu bahasan yang tak habisnya dimuka bumi dan selalu menarik untuk di bahas. Aku kembali membahasnya tentang cinta yang menimpaku beberapa waktu lalu dan sampai sekarang masih biasa-biasa saja akibat ketimpangan yang terjadi di mana banyak segi yang tidak cocok, mungkin selera banyak sama tapi sejuta hal sangat kontradiktif.

Cinta seharusnya disambut dengan senang hati. Karena itu memang kehendak hati yang diberikan Allah swt kepada setiap manusia. Tapi berbeda dengan aku, aku menganggapnya beban yang berat akibat aku tidak bisa menterjemahkan cinta ke dalam kehidupan. Aku sama sekali tidak punya kuasa untuk bercinta. Aku ingin memberikan kasih dan sayang kepada seseorang tapi bukan atas nama cinta. Ini patut diakui sebagai kelemahan atas takdirku yang juga diberikan Allah swt. Mungkin cocok secara kasar dikatakan bahwa aku tidak punya “otak untuk bercinta atau akalku tidak cukup untuk bercinta”.

Cinta sejati memang memberikan kekuatan luar biasa kepada pelakunya. Tapi beda dengan diriku. Aku tak yakin sama sekali atas kekuatan cinta, mungkin ini bukan cinta sejati… Cinta bagiku bagai pedang yang membelah diriku sehingga jadi tak karuan. Aku memang sangat sayang kepadanya, ingin memberikan kasih-sayang yang lebih kepadanya namun aku tak kuasa. Mungkin ini disebabkan oleh “cintaku yang bertepuk sebelah tangan” dan ini tidak membuatku putus asa. Aku ikut D’Massive dengan lagunya “jangan menyerah”… Sangat cocok dengan kondisiku saat ini untuk kembali tegar menghadapi hidup ini. Mungkin bila kita kaji kehidupan Nabi Muhammad akan lebih tegar lagi.

Selama ini dalam setiap waktu, aku selalu dihantui dia. Di mana pun dan kapan pun selalu terbayang dia. Bila aku bersama teman cewek-cewek lain, baik yang sekantor atau tidak masih belum nyaman, tetap ingin dengan dia. Bila bersamanya akan terasa indah semuanya, ini hanya ada di alam hayal. Bila aku jumpa dengannya secara langsung, maka entah apa yang terjadi. Ia seakan-akan menampilkan rona wajah marah kepadaku dan cuek aja kepadaku. Mungkin ia membenciku karena jatuh cinta kepadanya, gumam hatinya “apakah ngak ada laki-laki lain yang lebih baik dari manusia yang ngak punya otak dan akal ini untuk mencintaiku?… sorry aku tidak melangkahi kodrat Allah swt, sok tahu hati orang. Tapi ini semua apa yang dikatakan oleh tatapan mata. Salah satu indera kita yang tidak dapat berbohong adalah mata. Maka aku sering menatap matanya agar aku tahu apa kata hatinya. Sorry sekali lagi sok tahu aja… hehehe

Aku merasa nyaman juga bila berhayal tentang dia, bersamanya di alam maya. Dan sepertinya perlu dipertahankan agar hidupku tetap nyaman walaupun sebatas alam maya saja. Dan patut aku syukuri karena dengan hidupku yang tak karuan ini masih ada cinta walaupun hanya di alam maya dan bertepuk sebelah tangan. Aku berharap, jangan marah kepadaku karena aku jatuh cinta padamu, ingin mencintaimu, tanggapi saja ini hal yang biasa dan lumrah dari sebuah kehdupan. Mungkin suatu saat kamu akan mengalami hal yang serupa dengan aku, jadi jangan memandang aku dengan cara sinis tapi terima secara wajar saja.

Semoga hubungan pertemanan kita tetap seperti biasa, cinta jangan memutuskan teman, cinta adalah cinta, teman adalah teman. Sekali lagi aku berharap demikian. Semoga!

Oleh: Kagura Hai

Iklan

From → opini

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: