Skip to content

RUMAH ACEH TAHAN GEMPA

6 Oktober 2009

Akibat gempa yang menggoyang Aceh dan Sumatera Barat dengan skala di atas 7 SR menyebabkan hancurnya bangunan terutama rumah-rumah penduduk.
Beberapa analis dan perancang bangunan banyak yang mengulas serta mengupas, mengapa hal ini terjadi. Umumnya mereka mengatakan sebab terjadinya kehancuran rumah-rumah penduduk karena pondasi yang tidak bagus dan struktur bangunan yang tidak cocok untuk tahan gempa.
Saya tempo hari membaca sebuah postingan yang dilansir oleh koran kompas bahwa struktur bangunan dari bambu merupakan solusi rumah tahan gempa. Beliau menguraikan seluk beluk secara detail tentang bangunan ini. Saya tidak bisa tampilkan linknya karena ngepos pake Moblog.
Saya teringat pasca gempa dan stunami di Aceh pernah dipaparkan tentang rumah tahan gempa. Dan mereka mengatakan bahwa struktur bangunan rumah tahan gempa adalah rumah adat Aceh (rumoh Aceh).
Ini memang dapat dipertimbangkan karena sesuai pengalaman: kakak saya punya rumah Aceh sejak zaman jepang dan masih utuh sampai sekarang, mungkin sudah beberapa kali dihantam gempa dasyat namun jangankan roboh miringpun tidak. Subhanallah
Bangunan rumah yang dibangun oleh beberapa NGO di Aceh banyak yang mengambil struktur ini. Mungkin untuk rehabilitasi dan kontruksi di Sumatera Barat dapat di terapkan type rumah anti gempa ini, apakah Rumoh Aceh atau Rumah Bambu atau… Semoga

Iklan

From → opini

One Comment
  1. kabarnya rumah gadang juga tahan gempa …..

    silahkan ke blog saya richocean =”http://richocean.wordpress.com” tentang gempa lagi di Pariaman tadi malam

    atau blog saya lainnya
    “http://richmountain.wordpress.com” tentang hutan

    salam …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: