Skip to content

PRO KONTRA ATAS PERNYATAAN BUPATI ACEH BARAT

30 Oktober 2009

Tadi pagi pukul 07.30 sampai 08.30 aku mendengar talkshow di radio Antero FM Banda Aceh dengan topik opini publik terhadap pernyataan Bupati Aceh Barat Ramli MS tentang pelarangan pakaian ketat bagi wanita muslim sebagai implementasi syariat Islam secara kaffah yang mulai berlaku 1 November 2009.

Pada acara ini menghadirkan ketua MPU Aceh, pemerhati HAM, pemerhati kaum perempuan dan lain lain serta menerima input publik melalui telepon interaktif. Acara ini cukup menarik untuk diikuti karena bayak yang pro dan kontra.
Berbagai tanggapan yang dapat saya review ulang melalui tulisan ini antaranya:
1. Beberapa penelpon mengatakan bahwa ia setuju dengan pemberlakuan ini karena dapat melindungi wanita dari pandangan kaum adam sehingga dapat meminimalisir angka kriminalitas terutama perkosaan dan perampokan. Juga sangat membantu untuk tidak terciptanya zina baik besar maupun kecil.
2. Beberapa penelpon setuju dengan ini namun harus fleksible, misalnya boleh pake celana tapi harus longgor agar tidak nampak lekuk tubuhnya atau memakai celana ditambah dengan rok dan bahannya non jeans.
3. Ada yang mengatakan bahwa peraturan ini melanggar HAM karena mengapa kita harus mengatur seluruh urusan orang lain termasuk hal pakaian. Berpakaian adalah kebebasan bagi pemakainya alias suka suka hatinya.
4. Ada yang mengatakan bahwa ini diskriminasi terhadap hak hak perempuan, mengapa perempuan selalu terintimidasi, ini tidak adil.
5. Beberapa penelpon mengatakan bahwa sebaiknya pemerintah lebih baik memberantas korupsi dari pada mengurus tentang pakaian wanita. Berapa banyak para koruptor yang tidak diadili atau dibiarkan sementara kaum wanita ingin di atur atur.
Dari semua pernyataan ini mencerminkan bahwa masyarakat tidak ingin syariat Islam itu diterapkan secara kaffah di Aceh. Islam cukup mengatur hubungan manusia dengan Tuhan (ritual) bukan untuk mengatur kehidupan. Sungguh aneh memang keinginan manusia zaman modern ini, mereka tidak bersyukur dan menjalankan hak cipta bahwa diciptakan sebagai khalifah serta hidup sesuai undang undang Allah swt.

Iklan

From → opini

4 Komentar
  1. Rollerz Pattinasarany permalink

    Bupati Aceh Barat adalah Bupati tergoblok di Indonesia. Sepertinya dia tidak pernah tamat sekolah. ketahuan kegoblokannya….masih mendingan keponakanku yang berusia 3 tahun dibandingkan bupati tolol ini.

  2. kun19 permalink

    Saya Sangat setuju dengan point2 terakhir, urusan agama adalah hubungan antara Tuhan dengan manusia secara pribadi, bukan mencampurkan urusan Manusia dengan Manusia yang merupakan urusan negara dengan UUD negara.

  3. kun19 permalink

    Saya Rasa Aceh Walaupun menerapkan Syariat Islam, Aklak pemimpinnya sama aja terbukti dengan masih banyaknya Pejabat tinggi disana yang terlibat korupsi, Malah mengeluarkan pernyataan seperti orang Barbar, Kasihan amat propinsi yang satu ini…

  4. ari permalink

    Itulah cara berpikir orang2 yang sempit pikirannya, picik dan tidak terdidik,,masa seorang bupati berbicaranya spt itu, coba dia bercermin dulu,,siapa dia…gooblok,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: