Skip to content

LEBARAN HAJI 1430 H

27 November 2009

Hari ini, 27 November 2009 atau 10 Zulhijjah 1430 H merupakan hari lebaran haji untuk tahun 2009. Di seluruh dunia umat Islam merayakannya dan sejak tadi malam sampai 3 hari kedepan setiap habis shalat 5 waktu dikumandangkan takbir.

Hari raya idul adha atau hari raya qurban merupakan hari raya kedua setelah lebaran idul fitri. Dalam lebaran idul adha dilakukan pemotongan hewan qurban baik berupa kambing, lembu, kibas, unta, dan lainnya tergantung tempatnya di seluruh dunia. Daging qurban dibagikan kepada orang-orang miskin, buat yang berqurban dan juga kepada siapa saja yang berhajat maupun tidak berhajat kepadanya.
Hari raya haji punya dua dimensi yang dapat di ambil hikmahnya yaitu dimensi taqwa, sejarah mencatat bahwa Nabi Ibrahim as karena taqwanya rela menyembelih putra kesayangan dan satu-satunya (Nabi Ismail) atas suruhan Allah swt yang akhirnya diganti dengan seekor kibas. Ia mampu melewati berbagai godaan syaithan dan ujian dari-Nya sehingga terbukti bahwa Nabi Ibrahim seorang sosok yang taqwa.
Seharusnya manusia dewasa ini dapat menjadikan dirinya taqwa dan mampu menjalankan setiap misi atas kerena Allah swt. Kita tidak tergoda dengan rayuan syaitan yang menyesatkan. Kita selalu mengedepankan kepentingan kepada Allah swt di atas kepentingan pribadi. Bila ini terwujud maka tidak ada korupsi, rumah mewah, harta yang melimpah, Nepostisme, dan lain-lain karena semua takut kepadaNya.
Dimensi kedua adalah sosial. Daging-daging qurban dibagikan kepada fakir miskin dan semua orang baik berhajat maupun tidak serta kepada diri kita sendiri. Daging buat si miskin, dapat memberikan kesenangan walaupun sekali makan karena adakalanya si miskin tidak mampu menikmati daging setiap hari, mungkin hanya setahun sekali. Dengan ini kita yang mampu menolong yang tidak mampu.
Demikian dalam kehidupan sehari-hari kita harus mampu memberikan nilai sosial yang tinggi seperti suka menolong orang yang lemah, kasih sayang, gotong royong, berpikir positif, sehingga hidup jadi bermanfaat terutama buat orang lain. Kita rela menolong dengan kemampuan apa saja yang kita miliki untuk jalan yang benar, baik untuk manusia dan Allah swt.
Daging qurban dan darahnya tidak sampai kepada Allah swt tetapi yang ada hanya nilai taqwanya sehingga diberikan pahala si empunya qurban. Semoga kita semua mau dan mampu melaksanakannya, tidak kali ini tentu saat yang lain, dan kita selalu berharap keridhaan Allah swt.

From → opini

One Comment
  1. Assalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    Saudaraku di seluruh penjuru dunia maya,
    Tanpa terasa, untuk sekali lagi, Idul Adha telah berlalu dari hadapan kita.
    Idul Adha…
    Simbol pengorbanan ikhlas dari seseorang untuk sesuatu yang dicintainya.
    Gema perjuangan baru setelah menjalani kita simulasi perjuangan di bulan Ramadhan.
    Sebuah momentum awal, untuk kesekian kalinya, guna mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta.

    Sekarang, mari kita renungkan sejenak,
    Sudahkah kita mengorbankan ego diri kita untuk memperbaiki keadaan umat?
    Sudahkah kita mengorbankan kepentingan dunia kita untuk memenuhi kebutuhan akhirat?
    Sudahkah kita mengorbankan kehidupan maksiat kita untuk kembali memperjuangkan syariat?
    Sudahkah kita mengorbankan sebagian rizqi yang telah diberikan kepada kita untuk bersyukur atas segala nikmat?

    Ingat saudaraku,
    maut dapat menjemput kita dimanapun dan kapanpun,
    seperti kita lihat telah dialami oleh hewan-hewan ternak ketika Idul Adha.
    Untuk itu, apabila kita belum mewujudkan rasa syukur kita,
    MARI KITA “BERKURBAN” SESUAI DENGAN KEMAMPUAN KITA SEKARANG JUGA!

    Ketahuilah saudaraku,
    The man who seeks the world
    will get nothing except fading shadows.
    But…
    The man who walks the path of heaven
    will rule over everything.
    yang intinya, gunakanlah duniamu untuk akhiratmu!

    Selamat hari raya Idul adha.
    Semoga Allah memberikan keikhlasan dan kekuatan kepada kita untuk berkurban.
    Dan semoga setiap pengorbanan yang kita lakukan dibalas dengan sebaik-baiknya.

    Mohon maaf jika ada perkataan yang salah atau kurang berkenan.
    Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya, jazakallah.

    Wassalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    http://eramuslim.com/nasihat-ulama/ustadz-fathuddin-ja-far-meneladani-konsep-pembangunan-nabi-ibrahim.htm
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/11/24/tunduk-dan-berkorban-demi-tegaknya-syariah-dan-khilafah/
    http://muslim.or.id/

    _____________________________________
    INDONESIA GO KHILAFAH 2010
    “Begin the Revolution with Basmallah”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: