Skip to content

ACEH TAMIANG BELUM OPTIMAL SYARIAT ISLAM?

14 Mei 2010

Aceh daerah pemberlakuan Syariat Islam sejak beberapa tahun silam. Namun sepertinya belum seluruh kawasan di Aceh tersentuh karena saya melihat sendiri di beberapa daerah tingkat II masih banyak kekurangan yang terjadi di mana banyak masyarakat melawan Syariat Islam terutama prilaku kaula muda atau muda-mudi.
Salah satu kota yang saya singgahi yaitu Kota Kuala Simpang sebagai Ibu Kota Aceh Tamiang, saya melihat kebanyakan kaum wanita tidak menggunakan pakaian yang sesuai dengan Syariat. Mereka kebanyakan menggunakan pakaian ketat dan otomatis tidak berjilbab. Seharusnya memakai pakaian yang longgar yang diiringi memakai jilbab.

Pihak Dinas Syariat Islam harus menindak tegas pelaku yang melanggar Syariat Islam dan lebih giat mensosialisasi manfaat syariat Islam bagi kehidupan bermasyarakat demi mendapatkan ridha Allah SWT.
Kita juga mengakui bahwa daerah ini sangat dekat dengan daerah Sumatera Utara sehingga mudah terkontaminasi apa pun yang ada di sana. Inilah tugas utama pihak terkait agar dapat membendungnya seperti pergaulan bebas, miras, togel dan wanita penghibur alias PSK.
Kita berharap semoga ke depan pihak pemerintah dapat memperbaiki kembali keadaan di sini dan tentu akan membuat perubahan kepada harapan sebagaimana yang diimpikan. Semoga

From → Aceh

One Comment
  1. Salam kenal, semoga harapan Pak Boy terhadap aceh tamiang terwujud. Prinsip saya sama seperti anda, yaitu mengisi hidup dengan karya, karsa, slalu ingin maju dan positive thingking. Kalau ada waktu silahkan bergabung denganku di: OBYEKTIF.COM terima kasih.

    Salam kompak:
    Obyektif Cyber Magazine
    (obyektif.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: