Skip to content

SELAMAT BERPISAH SAHABAT ALAN SYAFAAT

4 Juni 2010

“Ada pertemuan pasti ada perpisahan”. Ini kalimat populer dan identik dalam dunia persahabatan. Setiap insan selalu berinteraksi satu sama lain karena kita merupakan mahkluk sosial, tidak mungkin hidup sendiri tanpa ada orang lain. Kita punya banyak relasi, kenalan, kawan, teman dan sahabat, semua sebagai bagian dari hidup. Saling membutuhkan dan mengisi setiap bagian yang terasa kosong sehingga memberikan kepuasan hidup. Hanya manusia yang tidak normal mungkin tidak butuh teman atau lainnya dalam mengisi hidup.

Kali ini sahabat dari tempat aku mengabdi atau tuan dari outsourcing yaitu salah satu karyawan PT Telkomsel, sahabat Alan Syafaat, yang pamitan selamanya, kembali ke kampung halaman di Jakarta karena sudah berumah tangga, kebetulan sesama karyawan, yang menyebabkan salah satu harus hengkang. Namun tujuan dan harapan yang sangat menentukan hidup, bukan uang dan jabatan, maka putusan sahabat kita ini adalah sangat tepat untuk membina rumah tangga dengan aman dan tenang, agar memperoleh keluarga sakinah, mawaddah dan warahmah.


Kami, terutama saya sendiri merasa sangat kehilangan karena sahabat ini orangnya sangat kocak, murah hati dan mudah senyum, supel dan gaul. Namun hanya waktu yang membuat kita ketemu dan berpisah, semua harus merelakannya.

Saya dan kami semua (dari kaum outsourcing) mengucapkan selamat jalan, semoga harapan baru terbentang luas dan impian pun mudah terwujud. Kami mohon maaf atas segala kekurangan dan kelemahan yang selama ini tidak berkenan di hati, mungkin menyinggung perasaan, banyak tujuan yang tidak tercapai… karena ini semua akibat keterbatasan yang kami miliki… sekali lagi mohon di maafkan. Semua ketidakpuasan ini jangan di bawa ke Jakarta, campakkan saja di TPA Kampung Jawa karena sahabat ke Aceh dengan jiwa dan hati yang bersih, kembali ke Jakarta juga dengan jiwa dan hati yang bersih pula.

Seperti kalimat di awal tulisan, maka kita terpaksa harus berpisah secara lahir, mungkin secara batin terus terpatri dan tidak melupakan kami, demikian sebaliknya. Persahabatan terus terbina, walaupun kita tidak dapat berinteraksi di sini, mungkin melalui beberapa media yang sudah sangat canggih saat ini, setiap saat dapat berkomunikasi. Hanya ini yang dapat kami sampaikan semoga semua dapat berjalan sesuai harapan, semoga Allah swt selalu memberikan yang terbaik buat kita semua.

Alan Ganteng

From → opini

8 Komentar
  1. dini permalink

    selamat jalan allan
    mudah2an ga melupakan kita di aceh
    semoga segera dapat pekerjaan yg baru dan lebih sukses..🙂

  2. allan ganteng permalink

    terharu saya…terima kasih Bang Boy….

  3. Mudah-mudahan teman kita ini membacanya…:)
    Salam kenal kembali sama inong Aceh yang cidah that…:)

  4. selamat meninggalkan aceh juga kepada temannya pak boy

    salam kenal

  5. Selamat berjumpa kembali dengan kang Pemekasan… smg kita selalu sempat mampir…:)

  6. Selamat berjumpa kembali dengan Pemekasan, Madura. Semoga kita selalu sempat mampir….

  7. kenangan memang terkadang menyedihkan
    tapi apa boleh buat kita juga tidak akan selamanya selalu bersama

    selamat berakhir pekan
    salam dari pamekasan smoga sehat dan bahagia bersama keluarga

  8. datang berkunjung setelah lama tidak berkunjung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: