Skip to content

DESA LAM TEUBA

8 Juli 2010

Aceh besar memiliki wilayah yang sangat luas meliputi daratan pesisir dan pegunungan. Salah satu kawasan pegunungan yang terkenal di Aceh terutama kawasan ini di duga menghasilkan ganja yaitu Desa Lam Teuba, Aceh Besar.
Beberapa waktu lalu saya menelusuri kawasan pegunungan Lam Teuba dengan jarak tempuh lebih kurang 60 km dari Kota Banda Aceh. Saya penasaran saja dengan kawasan ini karena di Kota Banda sangat populer dengan produksi ganja dan kari kambing (sie kameng dalam bahasa Aceh). Dan ternyata sangat mengasyikkan berpetualang ke kawasan ini. Di sepanjang jalan hanya terdapat hutan hujan dengan berbagai spesies tumbuhannya.
Sedikit terdapat perumahan penduduk bila kita memulai perjalanan dari Seulimum, Aceh Besar. Sebelum mencapai Desa Lam Teuba terlebih dahulu kita jumpai Desa Lamkabeu yang beberapa waktu lalu heboh dengan penggerebekan kaum teroris. Dan akhirnya bisa ditumpaskan oleh Polisi dan Densus 88.

Sebenarnya saya ingin menguraikan sedikit menganai kondisi jalan yang sangat tidak layak karena kebanyakan hancur dan berlubang. Daerah ini sangat berpotensi untuk menghasilkan bahan-bahan perkebunan berupa tanaman keras dan palawija. Saya melihat berton-ton buah kemiri kering diangkut dengan truk. Juga jagung dan hasil kebun lainnya. Sungguh sayang karena kondisi jalan sangat rusak, bila di hitung secara ekonomis maka selayaknya jalan ini harus diperhatikan atau diperbaiki oleh pemerintah tingkat II Aceh Besar.
Saya berharap kepada pemerintah agar memperhatikan kondisi di daerah ini karena sungguh sayang bila mereka tidak memiliki prasarana transportasi layak jalan. Jarak tempuh dari Seulimum ke Lam Teuba hanya 20 km, tetapi karena jalan rusak dan berlubang memakan waktu 1 jam lebih yang seharusnya cuma 20 menit. Mereka terisolasi bukan karena jauh tetapi karena prasaran yang tidak memadai.
Semoga tulisan ini dapat menjadi penyegar buat bupati dan jajarannya karena penduduk kawasan ini jangan hanya dimanfaatkan pada masa kampanye, sudah dapat posisi maka mereka dibiarkan lagi tetap miskin dan terisolasi buat kampanye berikutnya… Semoga

From → Info

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: