Skip to content

KENAPA HARUS KARTINI?

23 April 2011

Setiap tanggal 21 April kita selalu memperingati hari kartini, icon wanita Indonesia yang gigih memperjuangkan hak hak wanita, sebagai pahlawan tanpa manggul senjata. Jadi untuk mengenang jasanya maka pemerintah menetapkan tanggal 21 April sebagai hari kartini, semua pake kebaya dan beragam acara yang perioritasnya kaum ibu ibu atau wanita.
Memang kartini merupakan wanita yang selalu gigih menulis apa saja yang dianggapnya baik dan mampu memotivasi orang orang agar bebas dari penindasan, perkosaan hak hak dan lain sebagainya. Ia sejak kecil sudah membuka jendela dunia dengan mencari ilmu ke mana saja, memjalin surat menyurat sehingga ia bisa tampil cerdas dan pinter di jamannya.

Kita bisa melihat bahwa di Indonesia setiap pemberian tanda jasa kebanyakan diusulkan dari pulau jawa, jarang bagi daerah untuk mendapatkan gelar gelar kehormatan itu. Apakah di daerah non pulau jawa tidak ada pejuang pejuang apa saja yang layak mendapatkan penghargaan?
Di pusat memang banyak di isi oleh orang orang pulau jawa sehingga apa saja bisa mereka atur, dan perhatian kepada daerah non pulau jawa sangat kurang, sampai terjadi pergolakan seperti Aceh, Riau, Papua, dll. Seperti baru baru ini Gusdur juga mau dinobatkan sebagai pahlawan, padahal bagi orang orang luar Jawa dia dianggap kurang tampil dalam memimpin bangsa ini. Demikian juga dengan Suharto, presiden yang fenomenal bagi rakyat ini, diusulkan sebagai pahlawan. Alangkah baiknya orang orang pulau jawa membuka mata dan hati untuk dapat melihat bahwa Indonesia ini bukan hanya pulau jawa tetapi dari Sabang sampai Meuroke.
Sekali lagi jangan ciptakan kesenjangan sosial antara pulau jawa dengan non pulau jawa karena akan timbul pergolakan. Sekarang banyak terjadi sengketa di tengah masyarakat luar pulau jawa karena banyak masyarakat yang tertindas kelaparan, penyerobotan lahan sembarangan, dan lain sebagainya.
Mudah mudahan ke depannya Indonesia bisa lebih memilih luar pulau jawa untuk selalu membangun sehingga kesenjangan dapat teratasi dengan baik dan kehidupan pun akan sejahtera. Salah satunya dengan memberi penghargaan kepada pejuang pejuang non pulau jawa… Semoga

From → opini

2 Komentar
  1. Justru dengan rakyat Indonesia bisa berpikir dewasa maka pusat lebih merajalela kepada daerah… Klu sekarang ada otonomi daerah ntar bisa dicabut lagi karena daerah mau nerima apa adanya….🙂

  2. aduh….. ko’ jadi menuntut masalah kesenjangan sosial?
    proses pendewasaan berfikir rakyat indonesialah yang perlu kita perbaiki. :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: