Skip to content

BAHAYA INFORMAN

13 Agustus 2012

Suasana kerja dari kegiatan suatu kantor sangat dipengaruhi oleh kenyamanan para pekerja untuk dapat memberikan kontribusi yang lebih baik kepada perusahaan dalam mencapai tujuan.
Para pekerja selalu mengidamkan bahwa setiap hasil kerjanya mendapat tempat atau penilaian yang layak dari atasan karena dengan itu kita menjadi tahu apa kekurangan yang kita miliki dan menjadi pemicu untuk memperbaiki dan meningkatkan dimasa akan datang.
Tak seorang pun dari pekerja yang ingin bekerja asal-asal saja karena berakibat fatal bagi kelangsungan kerja baik itu pekerja tetap (karyawan tetap) maupun pekerja kontrak (outsourcing). Bila kerjaan bagus akan terus berlanjut dan bila hasilnya buruk bisa jadi pekerja kontrak akan di pecat (PHK) karena dianggap merugikan perusahaan.
Penilaian yang dilakukan tergantung dari manajemen masing-masing perusahaan dengan standar dan kriteria tertentu, namun umumnya untuk urusan yang sifatnya memberikan hasil langsung maka dilakukan pantauan secara langsung setiap saat seperti pekerjaan kebersihan, keamanan, administrasi, dan lainnya.

Demikian yang terjadi di kantor saya saat ini dimana kami outsourcing selalu dipantau oleh karyawan penjabat berwenang. Setiap kekurangan selalu harus diperbaiki langsung agar hasilnya selalu maksimal. Dan ini sudah berlangsung sekian lama, kami semua memakluminya dan tanpa keluhan karena memang sudah demikian sistem yang harus kami jalani.
Namun kami tiba-tiba kaget dengan beredarnya isu adanya salah satu anggota outsourcing yang menjadi mata-mata atau pemantau kerjaan kami (di luar tanggungjawabnya) sehingga ini akan berakibat buruk bagi kerjaan karena dia pasti tidak bisa berbuat adil dalam memberikan informasi terutama tentang dirinya, ia pasti tidak akan pernah melapor kesalahannya pada penjabat itu dan hanya melapor kesalahan orang lain serta di adu domba sehingga penjabat bisa marah dan bisa saja sipekerja dapat SP. Ia pun pasti punya tujuan tertentu atau target, misalnya untuk menampakan pada atasan bahwa dia yang paling bagus kerjanya atau mengamankan posisi untuk dapat kontrak di tahun depan dan dapat disingkirkan orang orang yang dia benci atau supaya dia lebih leluasa atau semena-mena seperti pinjam mobil kantor, karena penjabat terlalu percaya sama dia.
Ini memang salah satu tantangan dalam bekerja tapi alangkah baiknya bila pekerja tidak diganggu oleh informan sehingga pekerja dapat bekerja dengan baik sesuai aturan dan pengawasan ketat dari penjabat berwenang. Karena ini lebih obyektif dan mampu memberikan apresiasi bagi pekerja sendiri.
Mudah-mudahan informan ini dapat taubat dan hanya bekerja sesuai posisinya dan penjabat pun tidak semena-mena percaya atas informasi dari informan ini. Semoga menjadi bahan renungan bersama untuk mencapai kinerja yang lebih baik demi memajukan perusahaan. Semoga

From → opini

One Comment
  1. duber permalink

    nice article. setiap pekerja mempunyai tujuan berbeda-beda kalo menurut saya😀

    GPS Tracker Mobil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: